Judul Buku : “Bayang Bayang Intervensi: Perang Siasat John F. Kennedy Dan Allen Dulles Atas Sukarno”

  • Whatsapp
"Bayang Bayang Intervensi: Perang Siasat John F. Kennedy Dan Allen Dulles Atas Sukarno" Penulis : Greg Poulgrain
"Bayang Bayang Intervensi: Perang Siasat John F. Kennedy Dan Allen Dulles Atas Sukarno Penulis : Greg Poulgrain

Penulis : Greg Poulgrain

Harga : Rp, 150.000

Bacaan Lainnya
banner 400x130

Penerbit : Galang Press

Berat: 500 Gram

Kategori: Sejarah & Politik

ISBN: 978-602-8620-49-9

Ukuran: 16x24mm

Halaman: XXX, 270 hlm

Tahun Terbit: 2017

SINOPSIS:

Sukarno berada di tengah konflik antara John F. Kennedy dan Allen Dulles (Direktur Intelijen Pusat DCI). Dulles bermaksud melengserkan Sukarno dari kekuasaan, melalui strategi ‘pergantian rezim’. Hal itu diawalinya lewat PRRI/Permesta, langkah pertama untuk membangun sentralisasi komando militer. Ketika Papua dialihkan dari Belanda ke Indonesia melalui Perjanjian New York pada tanggal 15 Agustus 1962, Dulles telah mempertimbangkan langkah ketigaKonfrontasi Malaysiaguna memuluskan akses bebas hambatan atas El Dorado, deposit emas terbesar di dunia yang ada di Papua. Freeport lah yang kemudian memiliki akses bebas hambatan dalam konsesi pertambangan.

Buku Bayang-Bayang Intervensi menempatkan Presiden Sukarno sebagai pusat konflik antara Presiden John F. Kennedy dan Allen Dulles. Dulles yang pernah menjabat sebagai Direktur CIA pada era Presiden Eisenhower dan berambisi menguasai tambang emas, perak dan tembaga di tanah Papua, diangkat kembali sebagai Direktur CIA oleh Presiden Kennedy. Inilah titik awal kesalahan Kennedy. Dulles dan Kennedy sama-sama berupaya mengembalikan West New Guinea dari tangan Belanda ke Indonesia, namun keduanya memiliki kepentingan yang berbeda. Kennedy melakukannya untuk pemerintah AS, sedang Dulles hanya untuk kepentingannya sendiri.

CIA di bawah kepemimpinan Dulles turut berperan dalam menciptakan pemberontakan PRRI dan Permesta, dan memunculkan TNI AD di tingkat pusat sebagai pahlawan penumpas pemberontakan. Hal ini dilakukan guna menguatkan peran TNI AD di bawah komando panglima di Jakarta. Ia pun selalu menciptakan peristiwa-peristiwa politik untuk menyibukkan Presiden Sukarno, sehingga tidak mampu lagi mengonsolidasikan kekuasaannya dan mengurus ekonomi negeri dengan baik. Upayanya untuk menyingkirkan Sukarno ini, ia lakukan tak lain demi menguasai Gunung Emas di Papua yang akhirnya menjadi milik Indonesia.

Selengkapnya bisa kalian baca dalam buku BAYANG BAYANG INTERVENSI: Perang Siasat John F. Kennedy dan Allen Dulles atas Sukarno (seger terbit Agustus 2017) Diterjemahkan dari Buku “The Incubus of Intervention: Conflicting Indonesia Strategies of John F. Kennedy and Allen Dulles” karya Greg Poulgrain (Australia).

#tokobukucahayapapua
#literasiwestpapua
#budayakanbacabukupapua

Berkunjung, Beli & Baca (B3).

Berikan Komentar Anda

Pos terkait