Delis Murib
Di bawah sinar matahari yang membakar, kami, PERSIPUNCAK CHARTENZ,
berjalan, meninggalkan jejak di lapangan hijau.
Bukan sekadar alas kaki untuk melangkah,
melainkan saksi perjuangan tanpa henti,
cerita di setiap langkah tentang mimpi yang tak pernah menyerah.
Dikau pujaan hati rakyat Puncak,
wahai Persipuncak, jayalah selalu.
Berdirilah kokoh
seperti Gunung Chartenz Kelabo,
tenanglah bagai Danau Kulumburu.
Kau pasti mampu membuktikan,
wujud gagah perkasa di mata dunia
suatu kelak, tak lama lagi.
“Wakawok nen!”
Berikan Komentar Anda



